SEMINAR ONLINE (GOOGLE MEET) DENGAN TOPIK “DAMPAK DAN RECOVERY PEREKONOMIAN JAWA TIMUR MASA COVID 19”

Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Cabang Surabaya Koordinator Jawa Timur telah menyelenggarakan Seminar Online (google meet) dengan topik “Dampak dan Recovery Perekonomian Jawa Timur Masa Covid 19”, pada tanggal 8 Mei 2020 pukul 13.00 – 14.30 WIB, dengan menampilkan:

Pembicara       : H. Emil Elestianto Dardak, Ph.D, M.Sc (Wakil Gubernur Jatim)

Pembahas       : Dr. Rudi Purwono, SE, MSE (Wakil Dekan I FEB UNAIR)

Moderator      : Dr. Eko Purwanto, SE, M.Si (Ketua ISEI Cabang Surabaya

  Koordinator Jawa Timur)

Audience        : - Pengurus dan Anggota ISEI Cabang Surabaya

    Koordinator Jawa Timur

  - Ketua ISEI Cabang di Jawa Timur

  - Akademisi

  - Umum

Seminar ini membahas tentang dampak Covid-19 terhadap perekonomian Jawa Timur serta langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menanggulangi dampak negative dari Covid-19 terhadap kegiatan ekonomi masyarakat di Jawa Timur.

DISKUSI PUBLIK “MANFAAT EKONOMI DIGITAL KONTRIBUSI GRAB TERHADAP EKONOMI INDONESIA”

Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Cabang Surabaya Koordinator Jawa Timur bekerjasama dengan Grab, Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Tenggara Strategics telah menyelenggarakan Diskusi Publik dengan tema “Manfaat Ekonomi Digital Kontribusi Grab terhadap Ekonomi Indonesia”, pada hari Senin, 4 November 2019 pukul 08.00 – 12.00 WIB di Hotel Santika Premiere Gubeng, Jl. Raya Gubeng No.54, Surabaya.

Read more...

PELANTIKAN PENGURUS ISEI CABANG SURABAYA KOORDINATOR JAWA TIMUR PERIODE 2019-2022 DAN SIMPOSIUM ”ARAH BAURAN KEBIJAKAN BANK INDONESIA DALAM MENJAGA MOMENTUM STABILITAS DAN PERTUMBUHAN EKONOMI”

Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Cabang Surabaya Koordinator Jawa Timur bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Timur telah menyelenggarakan Pelantikan Pengurus ISEI Cabang Surabaya Koordinator Jawa Timur Periode   2019 – 2022  dan Simposium dengan tema ”Arah Bauran Kebijakan Bank Indonesia Dalam Menjaga Momentum Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi”, pada hari Jum’at, 18 Oktober 2019 pukul 08.00 – 11.15 WIB di Gedung Negara Grahadi, Jl. Gubernur Suryo No. 7 Surabaya.

Read more...

BIMBINGAN TEKNIS PENULISAN ARTIKEL ILMIAH INTERNASIONAL BEREPUTASI

Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Surabaya Koordinator Jawa Timur telah menyelenggarakan Bimbingan Teknis “Penulisan Artikel Ilmiah Internasional Bereputasi” pada hari Kamis – Sabtu, 22 – 24 November 2018 di Hotel Ibis Style, Jl. Jemursari Raya 110 – 113 Surabaya.

Kegiatan Bimbingan Teknis  ini memiliki beberapa tujuan sbb:

1. Memberikan pengetahuan bagi para peneliti yang belum berpengalaman dalam menulis artikel ilmiah di jurnal  internasional, khususnya bagi dosen/peneliti muda

2. Mengembangkan pengetahuan dan meningkatkan kualitas penulisan artikel ilmiah     bagi para dosen/peneliti

3. Memberikan kiat-kiat dan strategi agar para dosen/peneliti dapat mempublikasikan artikel ilmiahnya di jurnal internasional bereputasi.

Ada 3 orang pemateri dalam workshop ini yaitu: 

1.Prof. Anton Muhibudin

2.Dr. Robbi Rahim

3.Heri Nurdiyanto 

Acara ini diawali dengan sambutan Ketua ISEI Cabang Surabaya, Dr. Eko Purwanto, SE, M.Si pada pukul 08.30 WIB. Usai sambutan Ketua ISEI Cabang Surabaya, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Prof. Anton Muhibudin  sampai dengan pukul 15.30 dan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Robbi Rahim dan Heri Nurdiyanto sampai pukul 20.00. Pada hari kedua, pemaparan materi dilakukan oleh dua pemateri yaitu Robbi Rahim dan Heri Nurdiyanto mulai pukul 08.00 hingga 20.00. Sedangkan pada hari ketiga, hanya satu orang yang melakukan pemaparan materi yaitu  Robbi Rahim mulai pukul 08.00 hingga 12.45.

Kegiatan ini dihadiri oleh 23 orang peserta dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Para peserta yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya berasal dari program studi/fakultas ekonomi, tetapi juga dari program studi yang lain seperti kesehatan dan teknik informatika. 

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa publikasi artikel ilmiah ke jurnal internasional bukanlah hal yang mudah terutama untuk para peneliti muda, pemula dan mahasiswa pascasarjana. Selain penulisan wajib menggunakan bahasa inggris baku dengan ejaan bahasa yang baik dan benar, artikel ilmiah yang didaftarkan di jurnal internasional harus mempunyai kebaruan metode penelitian dan hasil penelitian.

Saat ini, Indonesia relatif ketinggalan dibandingkan dengan negara berkembang lainnya di kawasan ASEAN dalam hal jumlah publikasi artikel di jurnal internasional bereputasi. Banyak faktor yang mempengaruhi permasalahan ini, salah satunya adalah para peneliti kesulitan menyajikan hasil penelitiannya dalam bentuk artikel untuk diterbitkan  di jurnal internasional. Selain itu, banyak peneliti khususnya peneliti muda dan pemula yang belum tahu bagaimana cara mendaftarkan artikel ilmiahnya ke jurnal internasional.

Dalam rangka meningkatkan kemampuan para peneliti dalam  penulisan artikel ilmiah agar dapat diterbitkan di jurnal internasional bereputasi, Ikatan Sarjana Ekonomi Indinesia (ISEI) Cabang Surabaya Koordinator Jawa Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis “Penulisan Artikel Ilmiah Internasional Bereputasi”.

    

 

FOCUS GROUP DISCUSSION OUTLOOK EKONOMI DAN KEUANGAN SYARIAH 2019

Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Surabaya Koordinator Jawa Timur bekerjasama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Bank Jatim telah menyelenggarakan Focus Group Discussion dengan Tema “Outlook Ekonomi dan Keuangan Syariah 2019”, pada hari Jum’at, 14 Desember 2018 jam 13.00 – 15.00 WIB di Wyndham Hotel Surabaya, Jl. Basuki Rahmat No.67 – 73 Surabaya.

Focus Group Discussion ini memiliki beberapa tujuan sbb:

1.Memberikan gambaran kepada peserta tentang ulasan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah sepanjang tahun 2018 dan prediksinya tahun 2019.

2.Memberikan gambaran kepada peserta tentang permasalahan-permasalahan dan kendala-kendala dalam pengembangan industri keuangan syariah.

3.Memberikan gambaran kepada peserta tentang strategi dalam pengembangan industri keuangan syariah.

Ada 4 orang Pembicara dalam FGD ini yaitu:

1.  Bpk. Aris Budiman (Departemen Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan/OJK)

2. Bpk. Harmanta (Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Timur Bidang Syariah)

3.  Ibu Ayu (Badan Pengelola Keuangan Haji/BPKH)

4.  Bpk. Didik Sudarsono (Bank Jatim Syariah)

Sedangkan yang bertindak sebagai pembahas adalah:

1.Bpk. Sulistya Rusgianto, SE, M.IF, Ph.D (Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya)

2.Bpk. Dr. Leo Herlambang, SE, MM (Pengurus ISEI Cabang Surabaya Koordinator Jawa Timur)

3.Bpk. Dr. Lalu Syahril Majidi, MM (Pengurus ISEI Cabang Surabaya Koordinator Jawa Timur)

Moderator dalam acara FGD ini adalah Bpk. Dr. Muhammad Nafik Hadi Ryandono, SE, MSi (Pengamat Keuangan Syariah ISEI Cabang Surabaya Koordinator Jawa Timur)

Acara ini diawali dengan sambutan Ketua ISEI Cabang Surabaya, Dr. Eko Purwanto, SE, M.Si pada pukul 13.00 WIB. Usai sambutan Ketua ISEI Cabang Surabaya, dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) dengan Tema “Outlook Ekonomi dan Keuangan Syariah 2019”, dengan menampilkan empat orang pembicara: (1) Bpk. Aris Budiman dari Departemen Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan/OJK, (2) Bpk. Harmanta dari Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Timur Bidang Syariah, (3) Ibu Ayu dari Badan Pengelola Keuangan Haji/BPKH, dan (4) Bpk. Didik Sudarsono dari Bank Jatim Syariah. Selain pembicara, ada tiga orang pembahas yaitu; (1) Bpk. Sulistya Rusgianto, SE, M.IF, Ph.D, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya, (2) Bpk. Dr. Leo Herlambang, SE, MM, Pengurus ISEI Cabang Surabaya Koordinator Jawa Timur, dan (3) Bpk. Dr. Lalu Syahril Majidi, MM, Pengurus ISEI Cabang Surabaya Koordinator Jawa Timur. Sedangkan yang bertindak sebagai moderator adalah Bpk. Dr. Muhammad Nafik Hadi Ryandono, SE, MSi (Pengamat Keuangan Syariah ISEI Cabang Surabaya Koordinator Jawa Timur).      

Kegiatan FGD berlangsung hingga pukul 15.10 WIB, dilanjutkan dengan Coffee Break dan Sholat Ashar. Setelah itu, diselenggarakan Rapat Pengurus Bidang Organisasi PP-ISEI yang dipimpin oleh Dr. Anggito Abimanyu dan diikuti oleh para pengurus Bidang Organisasi PP-ISEI. Acara rapat pengurus ini berakhir pada pukul 20.30 WIB.  

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh adanya fakta bahwa pertumbuhan industri keuangan syariah secara umum lebih tinggi daripada pertumbuhan industri keuangan nasional, namun hingga saat ini porsi (market share) industri keuangan syariah dalam industri keuangan nasional masih relatif rendah. Terdapat banyak tantangan yang harus diselesaikan untuk mempercepat pertumbuhan industri keuangan syariah di Indonesia. Para pemangku kepentingan termasuk di dalamnya regulator, pemerintah, industri, dan para pemangku kepentingan terkait harus bersinergi menyusun dan melaksanakan program pengembangan yang extra ordinary dalam rangka membesarkan keuangan syariah agar dapat berkompetisi secara sehat dengan keuangan konvensional, bahkan dapat bersaing di industri keuangan syariah global.

Pengembangan keuangan syariah membutuhkan optimalisasi seluruh potensi keuangan syariah di masing-masing sektor yang ada baik di perbankan syariah, pasar modal syariah, serta industri keuangan non-bank syariah. Sinergi pengembangan yang terintegrasi di ketiga sektor tersebut diharapkan dapat membuka peluang dan sekaligus saling mendukung pengembangan di masing-masing sektor sehingga pada akhirnya dapat memperbesar peran dan pangsa pasar keuangan syariah di industri keuangan Indonesia.

Hal lain yang juga penting dalam pengembangan keuangan syariah adalah bahwa industri keuangan syariah harus dapat menjadi industri keuangan yang inklusif. Industri keuangan syariah harus dapat memenuhi kebutuhan pembiayaan dalam skala kecil dan menengah hingga skala pembiayaan yang besar untuk menunjang pembangunan nasional. Di samping itu, keuangan syariah juga akan dapat berkembang lebih cepat dan berkelanjutan bila didukung oleh integrasi dan sinergi antara sektor riil, sektor keuangan, dan sektor religius/sosial sehingga ketiga sektor tersebut dapat tumbuh lebih cepat secara bersama-sama. Sejalan dengan itu, maka kemudahan akses masyarakat terhadap produk, kualitas pelayanan, serta infrastruktur di industri keuangan syariah juga harus ditingkatkan. Dengan demikian, industri keuangan syariah dapat berperan secara siginifikan dalam pembangunan nasional dan dapat menyejahterakan masyarakat.