WEBINAR SERIES ROAD TO EJAVEC 2022 DENGAN TEMA “STRATEGI PENGUATAN SUMBER PERTUMBUHAN BARU EKONOMI JAWA TIMUR PADA ERA NORMAL BARU”

 

Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Surabaya Koordinator Jawa Timur bekerjasama dengan Kantor Perwakilan  Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur telah menyelenggarakan Webinar Series Road to EJAVEC 2022dengan Tema “Strategi Penguatan Sumber Pertumbuhan Baru Ekonomi Jawa Timur Pada Era Normal Baru”, pada tanggal 17 dan 24 Maret 2022. Webinar series ini dilaksanakan sebanyak dua kali yaitu seri 1 dan seri 2. 

Webinar Seri 1 dilaksanakan pada tanggal 24 Maret 2022 dengan menampilkan dua orang pembicara yaitu: 1. Kiki Verico, S.E., MRI., Ph.D. (Tenaga Ahli Menteri Keuangan Bidang Industri dan Perdagangan Internasional), 2. Dr. Dadang Hardiwan, S.Si, M.Si (Kepala BPS Jawa Timur), dan 3. Dr. Muhamad Nafik Hadi Ryandono, SE., M.Si. (Wakil Ketua Umum Bidang Ekonomi Syariah Kadin Jatim). Sedangkan yang bertindak moderator adalah Dr. Eko Hariyadi Budiyanto, Ak, MM, M.Sc (Ketua Focus Group Ekonomi Maritim, Perkebunan dan Peternakan ISEI Cabang Surabaya). 

Webinar Seri 2 dilaksanakan pada tanggal 24 Maret 2022 dengan menampilkan dua orang pembicara yaitu: 1. Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), 2. Dr. Imron Mawardi, SP., M.Si (Wakil Dekan Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin Universitas Airlangga /Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Jawa Timur), dan 3. Erik Marsudi Utomo (Owner Ayam Bakar Pak D). Sedangkan yang bertindak moderator adalah Dr. Anggraeni, SE, M.Si (Pengurus ISEI Cabang Surabaya Koordinator Jawa Timur).

Webinar Series ini dihadiri sebanyak 1.161 orang peserta, dengan rincian: Webinar seri 1 sebanyak 615 orang, dan Webinar Seri 2 sebanyak 546 orang. Peserta yang hadir dalam webinar tersebut meliputi: praktisi (pelaku bisnis), pimpinan dan karyawan perusahaan baik BUMN maupun swasta, dosen dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, institusi pemerintah, Pengurus dan Anggota ISEI, serta Pengurus dan Anggota Forum Dosen Ekonomi Surabaya.